Analisis Agroekosistem untuk Pengembangan Tanaman di Kota Kendari An Analysis of Agro Ecosystem for the Development of Crops in Kendari City
DOI : DOI: 10.33772/bpa.v6i1.7516
Date : 1 April 2018
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis untuk pengembangan tanaman di Kota Kendari, àterdiri dari tanaman padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), sorghum (Shorgum bicolar), ubi kayu (Manihot esculenta), dan kacang tanah (Arachis hypogea). Penelitian ini telah dilaksanakan di Kota Kendari , analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Seameo Biotrop Bogor pada Bulan Desember 2014 sampai dengan Juli 2015. Kajian kondisi agroekosistem ini menggunakan beberapa analisis yaitu analisis iklim menggunakan metode klasifikasi Iklim Oldeman dan analisis kesesuaian iklim dan tanah terhadap tanaman menggunakan metode FAO pada tingkat kelas; dan analisisàproduksi tanaman terhadap kondisi iklim menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan di Kota Kendari berkisar 1.744-1.942 mm, rata-rata temperature udara à24-27ðC, dan kelembapan 81-95%, dengan tipe iklim D3 and E2. Kesesuaianàtanaman terhadap kondisi iklim berkisar antara sangat sesuai (S1) sampai dengan agak sesuai (S3), kesesuaian terhadap kondisi fisik dan kimia tanah berkisar antara sangat sesuai (S1) sampai dengan tidak sesuai (N2). àLahan di Kendari untuk budidaya tanaman direkomendasikanàuntuk pengembangan tanamanàpadi mencapai 13.219,93 ha, untuk jagung mencapai 10.753,60 ha, untuk sorghumàmencapai à13.219,93 ha, untuk ubi kayu 13.689,41 ha, dan untuk kacang tanah 13.219,93 ha.Keywords: Agroekosistim, curah hujan,, evaluasi laha, iklim, , kelembapan udara, temperature udara