ANALISIS PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN DANA OTONOMI KHUSUS DI KABUPATEN BENER MERIAH
DOI : DOI: 10.24815/jped.v5i1.13821
Date : 7 October 2019
This study aims to analyze the mechanism of management and utilization of special autonomy funds inÃÂÃÂ Bener Meriah Regency after the enactment of Qanun Aceh Number 2 of 2013 and to know how the pattern and proportion of allocation of special autonomy funds to priority programs/activities inÃÂÃÂ achieving special autonomy goals. This research is a qualitative descriptive research. Data collectionÃÂÃÂ techniques were observation, documentation and semi-structured interviews of the regency apparatusÃÂÃÂ work unit (SKPK) of Otsus fund managers, which then analyzed using interactive data analysis method,ÃÂÃÂ furthermore to convince the validity of the data used triangulation technique. The results showed that theÃÂÃÂ transfer mechanisms showed significant changes, higher levels of activity completion, allowing moreÃÂÃÂ diverse and strategic programs / activities to suit local needs. But it can also lead to the selection ofÃÂÃÂ activities that are not controlled / strategic if not well planned. The effectiveness of the management of aÃÂÃÂ good Otsus fund needs to be accompanied by clear and binding regulations or rules as a need to realizeÃÂÃÂ accountability in the management of special autonomy funds.Keywords:ÃÂÃÂ Management and utilization analysis, special autonomy fund, allocation pattern.AbstrakÃÂÃÂ Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pengelolaan dan pemanfaatan dana otonomi khusus di Kabupaten Bener Meriah pasca pemberlakuan Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2013 dan mengetahui bagaimana pola dan proporsi pengalokasian dana otonomi khusus pada program/kegiatan prioritas dalam mencapai tujuan otonomi khusus (otsus). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara semi terstruktur terhadap satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) pengelola dana otsus,ÃÂÃÂ yang kemudian dianalisis menggunakan metodeÃÂÃÂ analisis data interaktif. Selanjutnya untuk meyakinkan validitas data digunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme transfer menunjukkan perubahan yang signifikan, tingkat penyelesaian kegiatan yang lebih tinggi, memungkinkan adanya program/kegiatan yang lebih beragam dan strategis sesuai kebutuhan daerah. TetapiÃÂÃÂ juga dapat mengakibatkan terjadinya pemilihan kegiatan yang tidak terkendali/strategis jika tidak direncanakan dengan baik. Efektivitas pengelolaan dana Otsus yang baik perlu disertai dengan regulasi atau aturan-aturan yang jelas serta mengikat sebagai suatu kebutuhan guna mewujudkan akuntabilitas dalam pengelolaan dana otonomi khusus.