PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWI SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN RAKYAT
DOI :
Date : 11 March 2014
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemampuan kemampuan motorik antara kelompok siswi yang diajarkanÃÂàdenganÃÂàmetode pembelajaran keseluruhan dan ÃÂàmetode ÃÂàpembelajaran bagian. ÃÂàDisamping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbeÃÂÃÂdaan tingkat kemampuan motorik antara kelompok siswi yang diajarkan dengan permainanÃÂàÃÂàawo dan permainan auh-auh.ÃÂàPenelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri ÃÂà1 Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. ÃÂàMetode penelitianÃÂàÃÂàadalahÃÂàeksperimen dengan rancangan ÃÂàdesain faktorial ÃÂà2 x 2. Jumlah sampel penelitian sebanyak 40 orang yang diambil secara random, ÃÂàyang terbagi ÃÂàdalam empat kelompok, setiap kelompok terdiri 10 orang siswa. Teknik ÃÂàanalisis ÃÂàdata yang digunakan adalahÃÂàAnalisis Variansi (ANAVA) danÃÂàdilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansiÃÂàÃÂàÃÂñ = 0,05. Hasil ÃÂàpenelitian ini menyimpulkan bahwa: ÃÂà(1) secara keseluruhan tidak terdapat perbedaan pengaruh tingkat kemampuan motorikÃÂàÃÂàantara kelompok siswi yang diajarkan dengan ÃÂàmetode pembelajaran keseluruhan dan metode ÃÂàpembelajaran bagian,ÃÂà(2)ÃÂàterdaÃÂÃÂpat perbedaan pengaruh tingkat kemampuan motorik yang ÃÂàsignifikan antara antara kelompok siswi yang diajarkan ÃÂàdengan ÃÂàpermainanÃÂàawo dan permainan auh-auh, tingkat kemampuan motorik kelompok siswi yang diajar dengan permainanÃÂàawo lebih tinggi dibandingkan yang dengan permainan auh-auh,ÃÂàÃÂàdan ÃÂà(3) terdapat pengaruh interaksi ÃÂàantara metode pembelajaran dengan jenis permainan terhadap tingkat kemamÃÂÃÂpuan motorik.ÃÂàPermainanÃÂàawo lebih efektif diajarkan dengan metode pembelajaran bagian, sedangkan permainan auh-auh lebih efektif diajarkan dengan metode keseluruhan.ÃÂàKata kunci: kemampuan motorik, metode keseluruhan, metode bagian, permainan awo dan permainan auh-auh