Analisis Posisi Basis Sub Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Wilayah Kabupaten Aceh Utara Dengan Pendekatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

DOI :

Date : 6 March 2020


Abstrak. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ialah dengan mengembangkan sektor ekonomi yang diprioritaskan Dalam perkembangan sektor yang diprioritaskan tersebut diharapkan mampu memenuhi dorongan pasar terutama dalam menyanggupi permintaan ekspor ataupun mengirimkan barang dan jasa ke luar daerah. Sektor yang dapat dipertimbangkan menjadi basis perekonomian didasarkan pada pertimbangan besarnya pangsa atau kontribusinya terhadap PDRB dan pertumbuhannya serta keberlanjutannya di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi basis pada masing-masing sub sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang ada di Kabupaten Aceh Utara serta untuk mengetahui perubahan posisi basis masing-masing sub sektor tersebut dimasa mendatang. Data penelitian yang digunkana adalah data sekunder kurun waktu 2007-2016. Model analisis yang digunakan adalah Location Quotient, Dynamic Location Quotient, dan Shift Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian merupakan sub sektor non basis dengan nilai rata-rata LQ sebesar 0,89. Masing-masing sub sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan akan berada pada posisi basis dimasa yang akan datang. Dimana nilai DLQ sub sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian sebesar 5,25. Nilai DLQ sub sektor kehutanan dan penebangan kayu sebesar 7,83. Nilai DLQ sub sektor perikanan sebesar 4,89.

Author Order
2 of 3
Year
2019
Source
Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Page
401-412