Analisis Kemampuan Petani Terhadap Penyediaan Sarana Produksi Pada Tanaman Padi dan Cabai Di Kabupaten Aceh Besar
DOI :
Date : 7 March 2020
Kemampuan petani dalam menyediakan sarana produksi yang meliputi benih, pupuk, dan pestisida pada tanaman padi dan cabai di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian dilakukan di Desa Lam Asan Kecamatan Kuta Baro dan Desa Ladong Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan petani terhadap penyediaan sarana produksi pada tanaman padi dan cabai ÃÂ dan cara petani memenuhi sarana produksi di Kabupaten Aceh Besar yang diukur dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan asas 4 tepat yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan asas 4 tepat, tingkat kemampuan petani terhadap penyediaan sarana produksi pada tanaman padi yaitu terdapat 4 responden atau sebanyak 26.67 % belum mampu menyediakan sarana produksi pada asas tepat jumlah dan mampu menyediakan kebutuhan sarana produksi berdasarkan asas tepat waktu, tepat jenis, dan tepat harga. Sedangkan 11 responden atau sebanyak 77.33 % mampu menyediakan sarana produksi berdasarkan asas tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis dan tepat harga. Pada tanaman cabai yaitu terdapat 9 responden atau sebanyak 60 % belum mampu menyediakan sarana produksi pada asas tepat jumlah dan mampu menyediakan kebutuhan sarana produksi berdasarkan asas tepat waktu, tepat jenis, dan tepat harga. Sedangkan 6 responden atau sebanyak 40 % mampu menyediakan sarana produksi berdasarkan asas tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis dan tepat harga. Cara responden memenuhi kebutuhan penyediaan sarana produksi berupa benih, pupuk, dan pestisida pada tanaman padi telah memadai dengan cara responden memilih mencari bantuan dengan persentase 66,67 % dalam memenuhi kebutuhan penyediaan sarana produksi, mencari informasi dengan persentase 20 % dan pasrah dengan persentase 13,33 %. Cara reponden memenuhi kebutuhan sarana produksi pada tanaman cabai juga telah memadai dengan cara respondenÃÂ memilih mencari bantuan dengan persentase 80 % dalam memenuhi kebutuhan penyediaan sarana produksi, mencari informasi dengan persentase 13,33ÃÂ % dan pasrah dengan persentase 6,67 %