PRODUKSI EMBRIO KUCING SECARA IN VITRO DARI SPERMATOZOA HASIL PRESERVASI MELALUI FERTILISASI MIKRO

Publication Name : Jurnal Kedokteran Hewan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v7i1.563

Date : 1 March 2013


Penelitian ini bertujuan mengetahui motilitas dan kemampuan memfertilisasi sperma kucing yang berasal dari epididimis yang disimpan pada suhu 4° C. Epididimis disimpan dalam media phosphate buffer saline (PBS) pada suhu 4 C selama 1, 3, dan 6 hari. Viabilitas spermatozoa diamati dengan pewarnaan hoechst-propidium iodine. Fungsi biologis spermatozoa dievaluasi melalui teknik kultur in vitro dengan fertilisasi mikro dan perkembangan embrio di dalam media kultur CR1aa. Hasil penelitian menunjukkan persentase spermatozoa hidup pada hari ke-1, 3, dan 6 penyimpanan masing-masing adalah 81,0; 71,7; dan 70,7% (duktus deferens), 84,0; 81,2; dan 63,2% (kauda epididimis), 84,0%; 75,0; dan 74,7% (korpus epididimis). Persentase pronukleus (PN) yang didapat dengan teknik intra cytoplasmic sperm injection (ICSI) menggunakan spermatozoa epididimis pada hari ke-1, 3, dan 6 hari penyimpanan masing-masing adalah 8,0; 10,0; dan 5,9%. Preservasi epididimis pada suhu 4 C dalam PBS dapat digunakan untuk fertilisasi dan menghasilkan embrio kucing secara in vitro.

Author Order
1 of 5
Year
2013
Source
Vol 7, No 1 (2013): March
Page