AKTIVITAS SULFUR DAN SELENIUM NANOPARTIKEL TERHADAP CACING Steinerma feltiae DAN PERBANDINGAN TOKSISITASNYA TERHADAP SEL NEUROBLASTOMA (NEURO 2A CELL LINES)
DOI : DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i1.2798
Date : 1 March 2015
Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas sulfur dan selenium nanopartikel terhadap cacing Steinernema feltiae (S. feltiae) dan perbandingan toksisitasnya terhadap sel neuroblastoma (neuro 2A). Sulfur dan selenium nanopartikel âÂÂaqueous nanoparticlesâ dikarakterisasimenggunakan Nano Zetasizer pada pH 7 dan suhu 25ï° C. Dalam penelitian ini uji nematoda dilakukan terhadap S. feltiae. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sulfur nanopartikel mempunyai aktivitas yang sangat tinggi terhadap S. feltiae dengan lethal dose 50 (LD50) berkisar pada 6,99 üg/ml setelah 24 jam inkubasi. Sementara itu, live and dead assay dilakukan terhadap neuroblastoma sel (Neuro 2A cell lines). Hasil penelitian menujukkan bahwa âÂÂaqueousâ sulfur nanopartikel (NPS) menunjukkan aktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan âÂÂaqueousâ selenium nanopartikel (NPSe) terhadap sel neuroblastoma (neuro 2A cell lines) dengan IC50 1 üg/ml.