Corticosteroid induced glaucoma
DOI :
Date : 1 Desember 2009
 ABSTR4.K.  Corticosteroid induced glaucoma adalah glaukorna yang  disebabkan  oleh pemakaian terapi kortikosteroid  jangka  panjang baik secara  oral, intravena,  topikal,  periokular, ataupun intravitreal. Penyakit ini terjadi oleh karena meningkatnnya tahanan aliran keluar humor akuos yang disebabkan oleh perubahan  mikrostruktur  anyaman  trabekulum,   akumulasi  matriks  ekstraselular   pada  anyaman trabekulum,  atau terhambatnya aktivitas  fagositosis  sel endotel.  Selain  itu juga  dapat berkaitan dengan mutasi gen  myocilin  (MYOC) dan optineurin (OPTN).  Manifestasi klinisnya mirip seperti Glaukoma Primer Sudut Terbuka, sedangkan pada anak-anak  seperti Glaukoma Kongenital.  Diagnosis  ditegakkan dengan  adanya  riwayat penggunaan kortikosteroid jangka  panjang,  ditemukannya  peningkatan  TIO, ekskavasio  papil  saraf  optik,  dan  defek  lapang  pandang  pada  pemerilcsaan oftalmologis.  Prinsip penataiaksanaan  adalah dengan menghentikan pemakaian kortikosteroid dan pemberian obat-obat anti glaukoma.  Selain itu pada beberapa kasus perlu ctilakukan  terapi pembedahan.  (JKS2009; J:165·170) Kata  kunci:  Corticosteroid,  Glukoma, myocin, optineurinABSTRACT.  Corticosteroid Induced Glaucoma is Glaucoma disease  associated with long term treatment of oral, intravenous, topical,  periocular,  or intravitreal  corticosteroid.  This  disease caused by obstruction of aqueous outflow facility resulted from alterations in trabecular meshwork morphology,  extra cellular matrix accumulation, and inhibition  of phagocytosis  activity of endothelial cells.  There is also association of this disease with mutation of Glaucoma gene, Myocilin (MYOC) and Optineurin (OPTN).  Clinical manifestations  are  similar  with  Primary Open Angle  Glaucoma,  whereas  in  children  similar  with Congenital Glaucoma.  History of long term used of corticosteroid is important to make the diagnosis, besides  highly elevated of intraocular pressure, optic nerve excavation,  and visual field defect.  This glaucoma is best treated by withdrawal  of the steroid preparation, and antiglaucoma  medication.  In some cases, surgical treatment is also needed.  (JKS 2009; J:165-170) Keyword:  Corticosteroid,  Glukoma, myocin, optineurin