Gangguan Jantung pada Anak Penderita Talasemia Mayor

Publication Name : Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Publisher : Universitas Syiah Kuala

DOI :

Date : 1 Desember 2014


Abstrak. Talasemia Mayor (TM) memerlukan transfusi berulang secara teratur akibat sistem eritropoisis yang tidak efektif. Transfusi kronis menyebabkan penumpukan zat besi pada jantung. Kelebihan besi, peningkatan curah jantung dan faktor lain berupa mekanisme imun dan perubahan pembuluh darah dianggap sebagai faktor pemicu terjadinya gangguan jantung. Gangguan jantung merupakan penentu utama prognosis dan kelangsungan hidup pada anak penderita TM. Deteksi dini gangguan jantung noninvasif  berupa EKG, ekokardiografi serta MRI T2 star (T2*), dapat mencegah terjadinya gagal jantung dengan pemberian kelasi besi adekuat pada anak yang beresiko.Abstrak. Thalassemia Major (TM) require repeated transfusions regularly due eritropoisis system ineffective. Chronic transfusions lead to a cumulation of iron in the heart. Excess iron, increased cardiac output and other factors such as immune mechanisms and changes in the blood vessels is considered a contributing factor in the occurrence of heart problems. Heart disorders are a major determinant of prognosis and survival in children with TM. Early detection of noninvasive cardiac disorders such as ECG, echocardiography and MRI T2 star (T2 *), can prevent the occurrence of heart failure in the provision of adequate iron chelation in children who are at risk.

Author Order
1 of 2
Year
2014
Source
Vol 14, No 3 (2014): Volume 14 Nomor 3 Desember 2014
Page
159-166