KISTA DERMOID OVARIUM KANAN
DOI : DOI: 10.24815/jks.v18i3.18024
Date : 1 Desember 2018
Abstrak. Kista ovarium merupakanàtumor yang paling umum dengan prevalensi melebihi 30%.Kista Dermoid pada ovarium dapat terjadi pada semua usia dengan prevalensi tertinggi pada usia reproduksi (16âÂÂ55 tahun) dengan insidensi tertinggi pada usia 30 tahun.Seorangàperempuan berusia 33 tahun datang dengan keluhan nyeri perut kanan bawah yang dirasakan sejak 2012. Nyeri yang dialami menjalar sampai ke pinggang. Kemudian pasien dilakukan pemeriksaan ultrasonografiàdan tampak masa kista berukuran 5,35x4,52 cm pada ovarium kanan. Pasien kemudian dilakukan tindakan kistektomi perlaparoskopi. Pasca pembedahan pasien didiagnosa dengan kista dermoid ovarium kanan. Pendekatan laparoskopi tidak membutuhkan waku yang lama dengan perdarahan yang minimal. Kista dermoid ovarium bersifat jinak sehingga prognosis setelah dilakukan pengangkatan ad bonam. Meskipun ada kemungkinan bertansformasi menjadi keganasan.àKata Kunci: Kista Ovarium, Kista Dermoid, Ultrasonografi, Kistektomi per LaparoskopiàAbstract. Ovarian cysts are the most common tumor, the prevalence is approximately more than 30%. Dermoid cysts in the ovary can occur at any time with the highest prevalence at reproductive period (16-55 years), especially at the age ofà30 years. A 33-year-old woman came with chief complaintàlower abdominal pain since 2012. The painàspread to the waist. Then the patient performed an ultrasound examination revealed the presence of cyst on the right ovary measured 5.35x4.52 cm. The patient then performed laparoscopic cystectomy. Postoperative diagnosis was a right ovarian dermoid cyst. The laparoscopic approach does not require long periods of time with minimal bleeding. Ovarian dermoid cysts are benignàwith a better prognosis after removal. Although there is a possibility to transform into malignancy.Keywords: Ovarian Cyst, Dermoid Cyst, Ultrasonography,àLaparoscopic, Cystectomy