Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Program Kebun Bibit Rakyat (KBR)
DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v5i4.15878
Date : 1 November 2020
Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang berbasis swakelola masyarakat dan bertujuan untuk menyediakan bibit berkualitas baik sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat tanam masyarakat. Upaya untuk merehabilitasi hutan dan lahan akan berjalan apabila masyarakat dapat berpartisipasi dalam program tersebut. Desa Beutong dan Desa Ujong Mangki merupakan desa yang mengikuti program KBR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam program KBR. metode yang digunakan adalah dengan cara menganalisis data kuantitatif menggunakan perangkat Statisctical Program from Social Science (SPSS) 22 dan Microsoft Exel 2007. Untuk melihat hubungan antar variabel maka data diolah menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasilnya menunjukkan bahwa pada Desa Beutong, korelasi antara faktor umur, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga tidak berkorelasi terhadap keikutsertaan seseorang pada program KBR. Pada Desa Ujong Mangki, faktor umur dan pendapatan berkorelasi signifikan sedangkan faktor pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga tidak berkorelasi terhadap keikutsertaan masyarakat pada program KBR.ÃÂ