OTORITAS PENGASUHAN DAN EFIKASI KEPUTUSAN KARIER PADA REMAJA DI ACEH
DOI : DOI: 10.24815/s-jpu.v4i1.19721
Date : 27 January 2021
Pengambilan keputusan karier merupakan salah satu tugas perkembangan pada masa remaja, khususnya remaja akhir (18-21 tahun), yaitu penentuan spesifikasi karier yang akan dijalani. Dalam proses tersebut, tingkat keyakinan dalam diri remaja yang terbentuk melalui jenis pengasuhan dari orang tua turut menjadi pertimbangan. Pengasuhan orang tua memiliki kontribusi terhadap tingkat keyakinan remaja tentang dirinya dalam membuat keputusan karier yang dianggap sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara otoritas pengasuhan (yang dilakukan orang tua) dengan efikasi keputusan karier pada remaja di Aceh. Metode yang digunakan yaitu disproportionated stratified random sampling dan pengumpulan data dilakukan di sembilan wilayah terpilih di provinsi Aceh dengan total sampel sebanyak 347 remaja berusia 18-21 tahun. Alat ukur yang digunakan yaitu Parental Authority Questionnaire (PAQ) dan Career Decision Self-Efficacy Short Form (CDSE-SF). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kedua variabel yaitu, adanya hubungan positif pada pengasuhan ayah authoritative dan ibu authoritative dengan variabel efikasi keputusan karier. Selanjutnya, terdapat hubungan negatif pada hipotesis pengasuhan ayah permissive, ibu permissive, ayah authoritarian, dan ibu authoritarian dengan variabel efikasi keputusan karier. Hal tersebut diartikan bahwa semakin baik jenis otoritas pengasuhan (parental authority) menurut penilaian remaja maka semakin tinggi pula keyakinannya dalam membuat keputusan karier (career decision self-efficacy).