Dukungan Sosial dan Penerimaan Diri Penderita Pascastroke
DOI : DOI: 10.20473/jpkm.V6I12021.53-62
Date : 12 July 2021
Penderita pascastroke mengalami perubahan fisik yang membuatnya menjadi lebih sensitif, sulit mengendalikan emosi, mudah putus asa, depresi sehingga tidak dapat menerima kelemahan dirinya. Oleh karenanya, penderita pascastroke membutuhkan dukungan sosial agar dapat menerima dirinya dengan baik.àPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan diri pada penderita pascastroke. Penelitian melibatkan 75 penderita pascastrokeàdenganàstrategi incidental sampling. Untuk mengukur variabel penelitian, penulis menggunakan skala dukungan sosialàdan skalaàpenerimaanàdiri. Penulis menggunakan teknik korelasi SpearmanâÂÂs rho untuk menguji hipotesis dan analisis data menunjukkan adanya korelasi yang positif dan cenderung moderatàantara dukungan sosial dengan penerimaanàdiri pada penderita pascastroke. Artinya, pasien dengan dukungan sosial yang cenderung tinggi juga memiliki penerimaan diri yang lebih baik.