Pengaruh Pola Aktivitas Pemanfaatan Ruang Koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue Terhadap Kualitas Visual
DOI :
Date : 29 September 2022
Ulee Lheue adalah kawasan pesisir pantai di Kota Banda Aceh yang difungsikan sebagai kawasan pengembangan wisata dan ruang publik yang terus berkembang pasca peristiwa bencana gempa bumi dan tsunami. Perkembangan daerah ini secara cepat menarik tumbuhnya aktivitas-aktivitas yang mendukung perkembangan kawasan tersebut yaitu elemen Activity Support (AS) dimana keberadaannya diharapkan dapat mengintegrasikan dan menjadi penghubung antar aktivitas yang terjadi pada kawasan tersebut. Namun, fenomena yang terjadi saat ini perkembangan pemanfaatan ruang koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue dengan keberadaan elemen AS yang dominan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) dan segala aktivitas pelengkapnya tidak terkendali berpengaruh pada penurunan kualitas visual koridor jalan. Penelitian ini dilaksankan pada koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue dengan metode observasi secara langsung, penyebaran kuesioner, dan wawancara yang disajikan dalam bentuk diagram deskriptif. Penjabaran analisa disajikan pada masing-masing tabulasi yang menampilkan variabel penelitian yaitu pengaruh aktivitas PKL sebagai pembentuk visual koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue. Jumlah responden yang diambil adalah 45 responden. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah didapatkan bukti terjadinya penurunan kualitas visual pada koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue secara kuat. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah upaya yang lebih lanjut terkait peningkatan kualitas visual dengan melakukan usulan penataan elemen AS pada koridor Jalan Pelabuhan Ulee Lheue.