MAKIAN DALAM BAHASA ACEH (STUDI PADA MASYARAKAT ACEH BARAT)
DOI : DOI: 10.24173/mb.v8i2.22158
Date : 12 August 2021
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk makian, (2) jenis-jenis makian berdasarkan sistem referensi, serta (3) makna makian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data adalah masyarakat Aceh Barat. Selain itu, peneliti sendiri juga menjadi sumber data karena merupakan penutur asli bahasa Aceh dalam masyarakat Aceh Barat. Data penelitian ini berupa data lisan yang dikumpulkan dari sumber data dengan menggunakan metode simak dan cakap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk-bentuk makian dalam bahasa Aceh yang dipakai oleh masyarakat Aceh Barat adalah monomorfemik dan polimorfemik (pengimbuhan, pengulangan, pemajemukan); frase (nominal, adjektival, dan adverbial); dan kalimat; (2) referen makian dalam bahasa Aceh yang dipakai oleh masyarakat Aceh Barat meliputi sifat, binatang, benda-benda, manusia, anggota tubuh, sumpah, keadaan, makhluk halus, penyakit; dan (3) makna makian-makian tersebut juga tidak semuanya dapat diterjemahkan secara leksikal. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata makian-makian dalam bahasa Aceh pada masyarakat Aceh Barat berbentuk kata dasar, kata turunan, frase, kalimat, dan memiliki jenis-jenis sitem referen dan makna setiap makian.