PERILAKU MEROKOK DAN TINGKAT KECEMASAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 PADA REMAJA USIA SEKOLAH MENENGAH ATAS
DOI : DOI: 10.52199/inj.v12i2.22648
Date : 16 November 2021
Di Indonesia jumlah remaja yang merokok terus bertambah. Perokok memiliki risiko tinggi terpapar berbagai penyakit termasuk COVID-19. Paparan COVID-19 menyebabkan kecemasan pada remaja.ÃÂ Penelitian iniÃÂ bertujuanÃÂ untukÃÂ mengidentifikasi perilaku merokok dan tingkat kecemasan pada remaja selama masa pandemi COVID-19 di Sekolah Menengah Atas.ÃÂ JenisÃÂ penelitian ini bersifatÃÂ deskriptifÃÂ denganÃÂ pendekatanÃÂ cross sectional studyyang dilakukan padaÃÂ siswaÃÂ di sebuah sekolah menengah atas di Provinsi Aceh. Metode pengambilan sampel adalahÃÂ total sampling,ÃÂ melibatkansebanyak 193 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesionerÃÂ dariÃÂ Global Youth Tobacco SurveyÃÂ (GYST) danÃÂ Hamilton Rating Scale for Anxiety(HRS-A).ÃÂ Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online.ÃÂ Hasil penelitian menunjukkan sebagian kecil (29,5%) remaja merokok dan kebanyakan (73,6%) tidak merasa cemas selama pandemi COVID-19.ÃÂ Covid-19 tidak meningkatkan prilaku merokok dan kecemasan remaja. Kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan promosi kesehatan terkaitÃÂ bahayanya perilaku merokok dan informasi mengenai COVID-19 kepada remaja.