Pengaruh Beberapa Jenis Biochar Terhadap Pertumbuhan dan Serapan Hara Tanaman Kacang Kedelai (Glycine max L. Merr)

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.18405

Date : 10 February 2022


Abstrak. Kedelai adalah salah satu tanaman pangan kaya protein nabati dan kandungan gizi yang baik. Tanaman kedelai juga dapat mengfiksasi nitrogen (N) yang ada di udara dengan bantuan bakteri rhizobium dan mikroorganisme tanah lainnya. Unsur N di dalam tanah sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Salah satu sumber energi bagi tanaman adalah nitrat tanah (NO3-) yang merupakan bagian dari proses siklus N. Salah satu upaya penyediaan hara N di dalam tanah adalah dengan memanfaatkan limbah pertanian yang disebut dengan biochar. Biochar merupakan arang hayati dengan proses pembakaran secara pirolisis atau oksigen terbatas. pemberian beberapa jenis biochar juga dapat mencegah terjadinya emisi gas rumah kaca karena biochar dapat menyimpan karbon (carbon stroge) yang bersifat resisten di dalam tanah. Pemberian pupuk N ke dalam tanah disamping membantu pertumbuhan tanaman, namun juga meningkatkan terjadi emisi gas rumah kaca (N2O) melalui pengaruh tidak langsung terhadap faktor fisika-kimia dan biologi tanah. Abstract. Soybean is one of the food crops rich in vegetable protein and good nutritional content. Soybean plants can also fix nitrogen (N) in the air with the help of rhizobium bacteria and other soil microorganisms. The element N in the soil is very important for plant growth. One of the energy sources for plants is soil nitrate (NO3-) which is part of the N cycle process. One of the efforts to provide N nutrients in the soil is to utilize agricultural waste called biochar. Biochar is biological charcoal with a pyrolysis combustion process or limited oxygen. the provision of several types of biochar can also prevent greenhouse gas emissions because biochar can store resistant carbon (carbon stroge) in the soil. The application of N fertilizers into the soil in addition to helping plant growth, but also increases the emission of greenhouse gases (N2O) through indirect effects on soil physico-chemical and biological factors.

Author Order
3 of 3
Year
2022
Source
Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Page
654-661