Pemetaan Kapasitas Dukung Ultimit Tanah berdasarkan Data Cone Penetration Test (CPT) Pada Kecamatan Syiah Kuala menggunakan Aplikasi ArcGIS
DOI : DOI: 10.24815/journalces.v4i1.19203
Date : 27 April 2022
Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila besaran daya dukung tanah tidak dilampaui oleh beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah. Apabila kekuatan tanah dilampaui, maka terjadinya keruntuhan tanah sehingga menyebabkan kerusakan atau kegagalan konstruksi yang berada di atas lapisan tanah pendukung pondasi. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memperoleh sebaran nilai daya dukung tanah pada wilayah Kecamatan Syiah Kuala. Data sekunder yang digunakan adalah data Cone Penetration Test (CPT) diperoleh dari Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Syiah Kuala dan Universitas Muhammadiyah Aceh. Lokasi pengambilan data CPT berjumlah 24 titik yang tersebar di beberapa desa dalam Kecamatan Syiah Kuala dengan menggunakan Global Positioning System (GPS). Daya dukung ultimit dihitung berdasarkan data CPT dengan menggunakan metode Schmertmann (1978) yang diplot  dalam bentuk peta sebaran daya dukung ultimit yang dibatasi untuk pondasi dangkal. Hasil dari data penelitian ini nilai daya dukung paling tinggi berada di kedalaman 2 meter lokasi gedung IKA USK (Kopelma Darussalam) sebesar 50,6 kg/cm2 dengan prediksi tanah lempung keras dengan kategori daya dukung tinggi, sedangkan nilai daya dukung yang paling rendah berada di Tower Fren (Lamgugob) pada kedalaman 2 meter sebesar 6,54 kg/cm2  prediksi tanah pasir lepas dengan kategori daya dukung rendah .