Curriculum Management in Improving Education Quality at SMAN 1 and SMAN 11 Banda Aceh

Publication Name : Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

DOI :

Date : 28 September 2021


Abstract: The aim of this research is to determine the planning, implementation, evaluation, and curriculum barrier in improving the eductaion quality at SMAN 1 and SMAN 11 Banda Aceh. The research method used in this research is descriptive method with qualitative approach. The technique of data collection used are observation, interview, and documentation study. The respondents were the principals, vice principals, school development team, teachers, and supervisors. The result shows that: (1) the curriculum development began with the school academic calender, extracurriculer activities, and teaching duty arrangement; (2) The curriculum implementaion relies on the planning which has been decided; (3) Curriculum evaluation which is implemented by the principals and teachers runs well. and (4) The barrier in implementing the curriculum is that the curriculum program its self has not been implemented yet as what it is expected both by the principal and the teacher.Keywords: curriculum management, education quality, Banda AcehAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan hambatan kurikulum dalam peningkatan mutu pendidikan di SMAN 1 dan SMAN 11 Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Respondennya adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tim pengembangan sekolah, guru, dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan kurikulum dimulai dengan kalender akademik sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, dan pengaturan tugas mengajar; (2) Pelaksanaan kurikulum bertumpu pada perencanaan yang telah ditetapkan; (3) Evaluasi kurikulum yang dilaksanakan oleh kepala sekolah dan guru berjalan dengan baik. dan (4) Hambatan dalam mengimplementasikan kurikulum adalah program kurikulum itu sendiri belum terlaksana seperti yang diharapkan baik oleh kepala sekolah maupun guru.Kata kunci: menejemen kurikulum, kualitas pendidikan, Banda Aceh. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v11.i2.202128

Author Order
3 of 3
Year
2021
Source
Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Progresif
Page
472-478