Rancang Bangun Alat dan Mesin Pembelah Pinang Dengan Tiga Mata Pisau Model Piringan

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.22357

Date : 12 November 2022


Abstrak. Pinang termasuk tumbuhan monokotil yang tergolong palem-paleman. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomi dan potensi yang cukup tinggi di Indonesia. Adapula serangkaian proses penanganan yakni belah – jemur – cungkil – kemas. Buah pinang yang sudah dipanen dilakukan pembelahan satu persatu menggunakan pisau. Pembelahan pada buah pinang bertujuan untuk mempercepat penurunan kadar air pada biji pinang, sehingga para petani dapat dengan cepat menjual hasil panen mereka. Dalam metode pembelahan buah pinang selama ini para petani maupun masyarakat masih banyak yang menggunakan alat yang sederhana berupa pisau atau parang. Pembelahan pinang dengan metode tersebut kurang efisien dari segi waktu dan tenaga. Seiring berkembangnya waktu, manusia mencari kemudahan-kemudahan dengan menciptakan alat yang dapat mempemudah proses bertani salah satunya dengan menciptakan mesin pembelah buah pinang. Mesin pembelah buah pinang adalah mesin yang digunakan untuk mempercepat proses pembelahan buah pinang agar lebih memudahkan pekerja dan meningkatkan kapasitas produksi pembelahan buah pinang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang serta membangun alat dan mesin pembelah buah pinang tipe tiga mata pisau berbentuk piringan. Hasil pengujian karakteristik buah pinang menjadi acuan dalam percancangan alat dan mesin pembelah buah pinang, karakteristik yang diuji adalah tahanan potong buah pinang, dimensi buah pinang dan angle of repose. Hasil analisis pengujian karakteristik buah pinang didapati tahanan potong buah pinang sebesar 533 N, dimensi buah pinang dapat diketahui bahwa hasil rata-rata panjang buah pinang yaitu 49,32 mm dan rata-rata lebar buah pinang 35,53 mm, dan angle of repose dari buah pinang yaitu didapatkan sudut terbesar yaitu 59,42°. Kecepatan putaran mata pisau berpengaruh pada hasil dari pembelahan buah pinang, semakin cepat putaran mata pisau maka semakin baik pembelahan yang dihasilkan. Kapasitas alat dan mesin yang dirancang mampu membelah buah pinang hijau sebanyak 594,88 kg/jam dengan persentase terbelah rapih 86,75%, pinang oranye sebanyak 647,19 kg/jam dengan persentase terbelah rapih 87,5% dan pinang oranye-coklat sebanyak 457,76 kg/jam dengan persentase terbelah rapih 68,19%. Alat dan mesin pembelah buah pinang yang dirancang mempunyai efisiensi mencapai 97,92 %. Design and Build Machines for Splitting Areca Nuts With Three Blades Type Disc ModelAbstract. Areca nut is a monocotyledonous plant belonging to palms. This plant is one of the plants that has high economic Areca nut is a monocotyledonous plant belonging to palms. This plant is one of the plants that has high economic value and potential in Indonesia. There are also a series of handling processes, namely splitting – drying – prying – packing. The betel nut that has been harvested is divided one by one using a knife. Cleavage on areca nut aims to accelerate the decrease in water content in betel nut, so that farmers can quickly sell their crops. In the method of splitting betel nut so far, many farmers and the community still use simple tools in the form of knives or machetes. Splitting areca nut with this method is less efficient in terms of time and energy. As time develops, humans seek convenience by creating tools that can facilitate the farming process, one of which is by creating a betel nut splitting machine. Areca nut splitting machine is a machine used to speed up the process of splitting betel nut to make it easier for workers and increase the production capacity of betel cleavage. This study aims to design and build a three-blade disk-shaped tool and machine for splitting betel nut. The results of testing the characteristics of areca nut are used as a reference in designing tools and machines for splitting betel nut, the characteristics tested are resistance to cut areca nut, dimensions of areca nut and angle of repose. The results of the analysis of the characteristics of the betel nut, it was found that the cut resistance of the betel nut was 533 N, the dimensions of the betel nut can be seen that the average length of the betel nut is 49.32 mm and the average width of the betel nut is 35.53 mm, and the angle of repose of areca nut, that is, the largest angle is 59.42°. The speed of rotation of the blade affects the results of the splitting of the areca nut, the faster the rotation of the blade, the better the resulting cleavage. The capacity of the tools and machines designed is able to split green betel nut as much as 594.88 kg/hour with a neatly split percentage of 86.75%, orange-brown betel nut as much as 647.19 kg/hour with a neatly split percentage of 87.5% and orange-brown betel nut as much as 457.76 kg/hour with a neatly split percentage of 68.19%. Tools and machines that are designed to split the betel nut have an efficiency of up to 97.92%.

Author Order
3 of 3
Year
2022
Source
Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Page
875-885