NILAI RELIGIUS ISLAM DALAM SYAIR SENI RAPAâI GELENG
DOI : DOI: 10.26858/i.v6i2.38450
Date : 10 Desember 2022
Seni rapaâi geleng merupakan kesenian tradisional yang berasal dari provinsi Aceh dan ditarikan oleh 12 orang penari serta satu ceh (pemimpin) yang bertugas melantunkan syair. Setiap kesenian tradisional memiliki pesan-pesan tertentu yang ingin disampaikan pada para penikmatnya, begitu pula dengan seni rapaâi geleng. Penikmat seni harus memahami makna yang terkandung dalam syair. Sehingga hal ini menjadi hal yang dipandang perlu untuk mendeskripsikan nilai-nilai Islam dalam kesenian rapaâi geleng. Bentuk penyajian syair terbagi atas 4 (empat) babak, yaitu seulaweut (shalawat), saleum (salam), kisah, dan lanie (penutup). Setiap babak memiliki nilai pengajaran akhlak mahmudah (akhlak tepuji) diantaranya (1) akhlak yang berhubungan dengan Allah memiliki bentuk akhlak taqwa dan dzikrullah , (2) akhlak yang berhubungan dengan diri sendiri memiliki bentuk akhlak amanah dan menuntut ilmu, dan (3) akhlak yang berhubungan dengan masyarakat memiliki bentuk akhlak saling hormat menghormati.