Sinergi Implementasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Konsep Kota Banda Aceh sebagai Islamic Smart City
DOI : DOI: 10.14710/pwk.v17i3.36526
Date : 30 September 2021
Beberapa kota di Indonesia termasuk Kota Banda Aceh sudah mulai menerapkan konsepÃÂ smartÃÂ city sebagai alternatif solusi berbagai persoalan kota. Penerapan konsep smart city yang sarat dengan teknologi pengolahan data yang kompleks menuntut kesiapan pemerintah dan warga kota untuk saling bersinergi mendukung konsep kota pintar. Keberhasilan penerapan konsep ini tidaklah dengan ketergantungan hanya pada teknologi sehingga mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dalam masyarakat. Sinergi dari teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal akan berdampak positif bagi keberlangsungan kota. Untuk itu, penelitianÃÂ iniÃÂ bertujuanÃÂ mengetahuiÃÂ dan mendeskripsikan bentuk sinergi penerapan nilai-nilai kearifan lokal dalam rangkaÃÂ mewujudkan konsep Islamic Smart CityÃÂ di Kota Banda Aceh.ÃÂ Peneliti menggunakanÃÂ metodeÃÂ kualitatifÃÂ denganÃÂ pendekatan deskriptif dalamÃÂ mengumpulkanÃÂ dan menganalisis data terkait implementasiÃÂ konsep smart city di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep smart city secara umum memberikan dampak yang positifÃÂ bagi pemerintah dan masyarakat. Konsep smart city belum seutuhnya berhasil diwujudkan oleh pemerintah kota di Indonesia namun penyempurnaannya terus dilakukan secara bertahap. Demikian pula kota Banda Aceh, yang keberhasilannya perlu dukungan berbagai pihak dalam menerapkan sinergi teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal islami untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai Islamic Smart City.ÃÂ