Tinjauan Kapasitas-Produksi dan Umur Waduk Bendungan Rukoh

Publication Name : Journal of The Civil Engineering Student
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.24815/journalces.v4i3.22606

Date : 22 Desember 2022


Kabupaten Pidie sering mengalami masalah ketersediaan air. Air yang tersedia berasal dari Sungai Krueng Baro dan Sungai Krueng Tiro. Keberadaan air dari sumber tersebut melimpah pada musim hujan dan menjadi sangat terbatas pada musim kemarau. Maka perlu dilakukan penampungan kelebihan air untuk digunakan di saat kekurangan air, salah satunya yaitu melalui pembangunan Bendungan Rukoh. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan tinjauan perencanaan kapasitas-produksi air waduk pada Bendungan Rukoh berdasarkan kondisi topografi, data klimatologi, dan data curah hujan sehingga Bendungan Rukoh diharapkan dapat mendukung kebutuhan air irigasi dan air bersih. Perhitungan kapasitas-produksi waduk memerlukan parameter inflow dan outflow. Parameter inflow (ketersediaan air) didapat berdasarkan data curah hujan dan klimatologi, sedangkan parameter outflow (kebutuhan air) didapat berdasarkan data curah hujan setengah bulanan, debit andalan, dan jumlah penduduk. Perhitungan sedimentasi dan umur waduk memerlukan data topografi, kapasitas tampungan, dan inflow tahunan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan nilai debit pengambilan terbesar yaitu 3,372 m3/dt, kebutuhan air bersih untuk penduduk Kecamatan Titeu yaitu 0,032 m3/dt, dan kapasitas tampungan efektif waduk yaitu 124.421.786,792 m3. Erosi lahan yang terjadi pada lokasi tinjauan berdasarkan metode USLE modifikasi yaitu 1.216.072,839 ton/tahun dengan sedimentasi sebesar 469.634,988 m3/tahun. Umur waduk diperkirakan 247,959 tahun akibat 80% tampungan dipenuhi sedimen.

Author Order
3 of 3
Year
2022
Source
Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 Desember 2022
Page
239-245