Skrining Senyawa Aktif Biji Pinang (Areca Catechu, L) Dalam Meningkatkan Sensitivitas Antikanker Doxorubicin Pada Kanker Payudara Secara In Silico
DOI : DOI: 10.21157/jim vet..v7i1.23723
Date : 22 January 2023
ABSTRAKàDoxorubicin merupakan kemoterapi golongan antrasiklin yang cukup ampuh dan masih digunakan dalam mengatasi kanker payudara. Selain efek kemoterapi yang diharapkan, penggunaan doxorubicin juga menimbulkan efek samping hingga memicu peristiwa autoresistensi doxorubicin melalui peningkatan ekspresi dan fungsi NFúò. Salah satu upaya meningkatkan sensitivitas doxorubicin yaitu dengan menggunakan agen kemopreventif non-toksik sebagai bagian dari kombinasi agen kemoterapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan senyawa aktif yang terkandung dalam biji pinang (Areca catechu, L) yang berpotensi meningkatkan sensitivitas doxorubicin melalui inhibisi reseptor NFúò. Penelitian ini dilakukan secara in silico melalui metode Moleculer Docking menggunakan software MOE. Bahan uji berupa data âÂÂcanonical SMILESâ 6 senyawa aktif biji pinang, senyawa deoxyelephantopin dan doxorubicin diunduh dari www.pubchem.org, sedangkan reseptor NFúò (PDB id. 1VKX) diunduh dari www.rcsb.org. àHasil docking menunjukkan bahwa senyawa aktif pilihan (protoanthocyanidin, arecaidine, arecoline, guvacoline, guvacine, dan isoguvacine) yang terkandung dalam biji pinang mampu meningkatkan sensitivitas antikanker doxorubicin melalui penekanan fungsi NFúò dengan proanthocyanidin memiliki kemampuan inhibisi terbaik. Dengan demikian semua senyawa tersebut memiliki kemampuan meningkatkan sensitivitas antikanker doxorubicin sehingga dapat bekerja lebih optimal dalam mengatasi sel kanker payudara. Profil profil farmakokinetika dan toksisitas menunjukkan potensi proanthocyanidin sebagai kandidat obat antidiabetes hanya dapat diberikan secara parenteral.Kata Kunci : Doxorubicin, proanthocyanidin, moleculer docking.ABSTRACTDoxorubicin is an anthracycline class of chemotherapy that is quite effective and is still used in treating breast cancer. In addition to the expected chemotherapy effects, the use of doxorubicin also causes side effects that trigger doxorubicin autoresistance through increased expression and function of NFúò. One effort to increase the sensitivity of doxorubicin is by using non-toxic chemopreventive agents as part of a combination of chemotherapeutic agents. The purpose of this study was to prove that the active compounds contained in areca nut (Areca catechu, L) seeds have the potential to increase doxorubicin sensitivity through inhibition of NFúò receptors. This research was conducted in silico through the Molecular Docking method using MOE software. The test material in the form of "canonical SMILES" data for 6 active compounds in areca seed, deoxyelephantopin and doxorubicin compounds was downloaded from www.pubchem.org, while the NFúò receptor (PDB id. 1VKX) was downloaded from www.rcsb.org. The docking results showed that selected active compounds (protoanthocyanidin, arecaidine, arecoline, guvacoline, guvacine, and isoguvacine) contained in areca nut seeds were able to increase the anticancer sensitivity of doxorubicin by suppressing NFúò function with proanthocyanidin having the best inhibitory ability. Thus all these compounds have the ability to increase the anticancer sensitivity of doxorubicin so that they can work more optimally in treating breast cancer cells. The pharmacokinetic and toxicity profiles show the potential of proanthocyanidin as an antidiabetic drug candidate which can only be given parenterally.Keywords : Doxorubicin, proanthocyanidin, moleculer docking.