Efektivitas Pelapisan Benih (Seed Coating) terhadap Benih Cabai Terinfeksi Colletotrichum gloeosporioides Menggunakan Ekstrak Nabati pada Beberapa Waktu Simpan
DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.22317
Date : 13 November 2022
Abstrak. Colletotrichum gloeosporioides mampu menginfeksi benih cabai. Cara untuk mengatasi patogen terbawa benih dan menjaga mutu benih cabai selama penyimpanan yaitu dengan pelapisan benih menggunakan ekstrak nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu simpan dan pelapisan benih dalam mempertahankan viabilitas benih cabai serta interaksi antara keduanya terhadap viabilitas benih cabai terinfeksi C. gloeosporioides. Penelitian ini menggunakan RAL pola faktorial 3x5 dengan 3 ulangan. Faktor yang diamati yaitu waktu simpan yang terdiri dari 3 taraf (waktu simpan 7, 14 dan 21 hari) dan pelapisan benih cabai menggunakan ekstrak nabati yang terdiri dari 5 taraf (kontrol, kunyit 50%, kunyit 100%, lengkuas 50% dan lengkuas 100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu simpan berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, keserampakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif. Pelapisan benih berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, keserampakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif. Terdapat interaksi yang sangat nyata pada perlakuan waktu simpan dan pelapisan benih terhadap keserampakan tumbuh dan interaksi yang nyata terhadap parameter daya berkecambah. Kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada waktu simpan 21 hari menggunakan ekstrak kunyit 50%.The Effectiveness of Seed Coating to Infected Chili Seeds by ColletotrichumÃÂ gloeosporioides Using Plant Base Extracts at Several Storage TimesAbstract. Colletotrichum gloeosporioides is capable of infecting chili seeds. The way to overcome seed-borne pathogens and maintain the quality of chili seeds during storage is by coating the seeds using vegetable extracts. This study aimed to determine the effect of storage time and seed coating in maintaining the viability of chili seeds and the interaction between the two on the viability of chili seeds infected with C. gloeosporioides. This study used a 3x5 factorial RAL pattern with 3 replications. The observed factors were storage time consisting of 3 levels (storage time 7, 14 and 21 days) and coating of chili seeds using vegetable extracts consisting of 5 levels (control, 50% turmeric, 100% turmeric, 50% galangal and 100 galangal). %). The results showed that storage time had a very significant effect on maximum growth potential, germination, growth uniformity, relative growth speed. Seed coating has a very significant effect on maximum growth potential, germination, growth uniformity, relative growth speed. There is a very significant interaction on the treatment of storage time and seed coating on growth uniformity and a significant interaction on germination parameters. The best treatment combination was found at 21 days of storage using 50% turmeric extract.