Karakteristik Petani Perempuan Kepala Rumah Tangga di Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar
DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v8i2.24129
Date : 1 May 2023
Abstrak. Petani Perempuan Kepala Rumah Tangga (P-PKRT) adalah salah satu anggota keluarga yang bertanggung jawab atas kebutuhan sehari-hari di rumah sebagai Kepala Rumah Tangga (KRT), dimana sumber pendapatan utamanya adalah pertanian, baik sebagai petani pemilik lahan, buruh, atau penyewa tanah. Sampel penelitian ini adalah 60 petani perempuan yang menjadi kepala rumah tangga. Karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, luas tanah, dan status kepemilikan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani perempuan kepala keluarga berusia paruh baya (50âÂÂ65 tahun), rata-rata terdiri dari 2-3 tanggungan dengan tingkat pendidikan SD, dengan luas lahan rata-rata berkisar antara 0âÂÂ0,25 hektar dan status tanah terluas milik bukan anggota rumah tangga dan anggota rumah tangga lainnya (56,7%). Dengan kata lain, setengah dari responden tidak memiliki tanah sendiri; mereka bekerja di tanah asing dengan sistem bagi hasil dan sewa tanah.Characteristics of Women-Headed Household Farmers in Lhoong District, Aceh Besar RegencyAbstract. Women-Headed Household Farmers (P-PKRT) are one of the family members who are responsible for daily needs at home as the Head of the Household (KRT), where the main source of income is agriculture, either as a farmer who owns land, a laborer, or a land tenant. The sample for this research is 60 female farmers who are heads of households. The characteristics of the respondents in this study included age, education level, number of dependents, land area, and land ownership status. The results showed that most of the female farmer heads of households were middle-aged (50âÂÂ65 years), on average consisting of 2-3 dependents with an elementary school education level, with an average land area ranging from 0âÂÂ0.25 hectares and the status of the largest land belonging to non-household members and other household members (56.7%). In other words, half of the respondents do not own their own land; they work on foreign land with a sharing system and land rent.