Sistem Kendali Atap Dan Pengeringan Gabah Berbasis Internet Of Things
DOI : DOI: 10.26418/coding.v11i2.59032
Date : 1 September 2023
Gabah adalah nama olahan padi yang telah dirontokan dari tangkai tanamanÃÂ padi. Setelah dirontokan, gabah yang sudah terkumpul kemudian dijemur diÃÂ lapangan terbuka supaya dapat memaksimalkan cahaya matahari. Faktor cuacaÃÂ menjadi salah satu penyebab permasalahan penjemuran gabah. Untuk mengatasiÃÂ permasalahan tersebut dibangunlah sebuah sistem kendali atap untuk penjemuranÃÂ gabah. Dengan menggunakan sistem kendali ini petani tidak perlu berjagaÃÂ selama penjemuran berlangsung dan melakukan pemantauan dari jarak jauh.ÃÂ Penerapan konsep Internet of Things pada sistem sehingga komunikasi data yangÃÂ dilakukan perangkat keras dan perangkat lunak dilakukan melalui media internet. PengujianÃÂ proses pengendalian dan pemantauan pada sistem kendali atap adalah kondisiÃÂ berdasarkan nilai suhu, nilai cahaya dan nilai hujan. Hasil pengujian dari sensorÃÂ suhu dan termometer memiliki nilai perbandingan sebesar 3,4% yang membuktikan bahwa suhu yang dideteksi sensor yang digunakan tidak jauh berbeda dengan suhu yang dideteksi oleh alat pengukur suhu, sensor LDR memiliki output digital dan mengindikasikan terang dengan nilai 0 dan gelap dengan nilai 1,ÃÂ sensor hujan menggunakan interpretasi nilai 1 jikaÃÂ sensor dalam kondisi basah dan nilai yang dideteksi oleh sensor kurang dari 950 dan akan bernilai 0 jika sensor dalam keadaan kering dengan nilai yang dideteksi sensor lebih dari 950.