EFEK PENINGKATAN SUHU AIR TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU, PATOLOGI ANATOMI, DAN HISTOPATOLOGI INSANG IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)
DOI : DOI: 10.21157/j.med.vet..v7i2.2953
Date : 1 September 2013
Penelitian ini bertujuan mengetahui efek peningkatan suhu terhadap perubahan perilaku, patologi anatomi, dan histopatologi insang ikanànila. Penelitian ini menggunakan 12 sampel ikan nila yang dibagi atas 4 kelompok. Kelompok I adalah perlakuan kontrol dengan suhu air 28ðC, ikan pada kelompok II, III, IV dipelihara pada suhu 30ð C, 32ð C, dan 34ð C selama 6 jam, mulai dari jam 09.00 sampai 15.00 Wib. Perubahan perilaku diamati setiap satu jam selama 6 jam perlakuan. Kemudian insang sampel diambil lalu difiksasi dalam larutan Davidson 10% dilanjutkan dengan pembuatan sediaan histopatologi menggunakan pewarnaan haematoksolin dan eosin (HE). Pengamatan histopatologiàdilakukan dengan mikroskop cahaya biokuler, kemudian dilakukan pemotretan dengan fotomikrograk. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Beberapa perubahan perilaku berupa pergerakan pasif, menurunnya refleks, dan gerakan operculum terjadi lebih cepat pada ikan nila kelompok II, III, dan IV.àPada pemeriksaan patologi anatomi insang ikan nila didapati perubahan berupa over mucus, perubahan struktur insang, dan perubahan warna. Sementara hasil pemeriksaan histopatologi terhadap insang ikan nila ditemukan adanya epitelium terlepas, hiperplasia lamella primer, hiperplasia lamella sekunder, nekrosa, dan fusi lamella.