EFEK PEMBERIAN MINYAK JELANTAH TERHADAP GAMBARANHISTOPATOLOGIS HATI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
DOI : DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2989
Date : 1 February 2015
Penelitian ini bertujuan mempelajari gambaran histopatologi hati tikus putih (Rattus norvegicus) akibat mengonsumsi minyak jelantah. àDuapuluh ekor tikus berumur 3 bulan dengan bobot badan ñ250 g dibagi atas 4 kelompok perlakuan dan setiap kelompok terdiri at as 5 ekor.àPerlakuan K1 (minyak goreng curah), K2, K3, dan K4 (minyak jelantah 3x, 6x, dan 9x pemakaian). Perlakuan dilakukan selama 60 hari, dan padaàhari ke 61 dilakukan eutanasia yang dilanjutkan dengan nekropsi. Hati tikus diambil dan difiksasi dalam larutan buffered neutral formaline 10%untuk diproses sediaan histopatologis dan diwarnai dengan hematoksilin dan eosin (HE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hati berwarnaàcoklat kehitaman, bengkak, dan ditemukan nodul multi fokal dengan konsistensi padat. Secara histopatologi terjadi peningkatan kongesti,àdegenerasi cloudy swelling, dan nekrosis sel