PENGARUH PENINGKATAN SUHU TERHADAP JUMLAH ERITROSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
DOI : DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2985
Date : 1 February 2015
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh peningkatan suhu terhadap jumlah eritrosit ikan nila. Sampel yang digunakan adalah darah ikan nila yang berasal dari 18 ekor ikan nila dengan bobot badan berkisar 40-50 g. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acaklengkap (RAL) pola searah dengan tiga perlakuan dan enam kali ulangan. Perlakuan P1 sebagai kontrol merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 29ñ1ðC, P2 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 32ñ1ðC, dan P3 merupakan perlakuan dengan suhu akuarium 35ñ1ðC.àUkuran akuarium pada masing-masing kelompok perlakuan adalah 80 x 60 x 40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Perlakuan dilakukan selama 15hari dan pada hari ke-16 dilakukan pengambilan sampel darah. Darah diambil melalui vena caudalis. Data dianalisis dengan analisis varian(ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata (ñSD) jumlah eritrosit ikan nila (106/mm3) pada P1, P2, dan P3 masing-masing adalah 3,01x106/mm3; 2,63x106/mm3; dan 2,08x106/mm3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu berpengaruh (P0,05) terhadap jumlaheritrosit ikan nila. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan suhu air 32ñ1ðC dan 35ñ1ðC dalam akuarium dapat menurunkan jumlah eritrosit ikanànila.