HUBUNGAN HEALTH BELIEF DENGAN PERILAKU COMPLIANCE PADA PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

DOI :

Date : 12 August 2023


Pasien gagal ginjal kronis harus menjalani hemodialisa 4-5 jam dalam sekali tindakan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak, selain itu mereka juga harus menjaga diet, minum obat sesuai penyakit serta melakukan pembatasan cairan. Health belief diperlukan untuk meningkatkan persepsi pasien mengenai penyakitnya serta dapat menumbuhkan kepatuhan dalam menjalani tatalaksana medis yang direkomendasikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara health belief dengan perilaku compliance pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di UPTD RSUD Datu Beru Kabupaten Aceh Tengah dengan teknik total sampling yang berjumlah 49 pasien. Teknik pengumpulan  data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner health belief dan kuesioner perilaku compliance. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara health belief (p-value= 0,010), perceived barriers (p-value=0,000), self-efficacy (p-value=0,001) dengan perilaku compliance. Tidak ada hubungan antara perceived susceptibility (p-value=0,138), perceived severity (p-value= 0,459), perceived benefits (p-value= 0,085), cues to action (p-value= 0,211) dengan perilaku compliance. Direkomendasikan kepada Rumah Sakit untuk dapat meningkatkan pendidikan kesehatan agar pasien memiliki kepatuhan yang baik.

Author Order
2 of 3
Year
2023
Source
Vol 7, No 3 (2023)
Page