PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica(L.) Urban) TERHADAP KONSENTRASI TESTOSTERON PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus)
DOI : DOI: 10.21157/j.med.vet..v9i1.2993
Date : 1 February 2015
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pegagan terhadap konsentrasi testosteron pada tikus putih jantan. àPenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola one way analysis of varian (ANOVA). Tikus yang digunakan adalah tikusàjantan berumur 3-3,5 bulan dengan berat badan 150-250 g sebanyak 12 ekor. Tikus-tikus tersebut dikelompokkan menjadi empat kelompokàperlakuan dengan masing-masing tiga ulangan. Kelompok pertama yang merupakan kelompok kontrol (K0) diberikan pakan komersil (T794P,àPokphand), kelompok K1, K2, dan K3 diberi pakan dan ekstrak daun pegagan dengan dosis bertingkat yaitu 125, 250, dan 500 mg/kg bobotàbadan selama 30 hari. Pada akhir perlakuan, diambil darah tikus sebanyak 1-2 ml pada vena orbitalis lalu disentrifus sehingga diperoleh plasmaàdarah. Konsentrasi testosteron dalam plasma darah diperiksa dengan menggunakan metode enzim-linked immunosorbent assay (ELISA). Dataàdianalisis dengan ANOVA. Rataan konsentrasi testosteron pada K0; K1; K2; dan K3 masing-masing 4,66ñ1,93; 4,28ñ3,70; 4,01ñ4,93; danà3,71ñ0,83.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak daun pegagan tidak berpengaruh terhadap konsentrasi testosteron (P0,05).