UJI MOLEKULER MENGGUNAKAN GEN rbcL PADA TUMBUHAN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban)
DOI : DOI: 10.30743/best.v6i2.8055
Date : 16 November 2023
Uji secara molekuler dilakukan dengan menentukan satu penanda yang tepat untuk menganalisis beberapa kajian dalam bidang molekuler. UjiÃÂ secara molekuler tumbuhanÃÂ dilakukan menggunakan penanda genÃÂ rbcLÃÂ (Ribulose-1,5-biphosphate carboxylase/oxygenaseÃÂ large subunit gene). Tumbuhan pegagan (Centella asaticaÃÂ (L.) Urban) merupakan herba yang pada umumnya hidup secara liar di tempat terbuka seperti padang rumput, kebun, tepi jalan, dan tepi parit.ÃÂ Tempat tumbuh pegagan seperti dataran tinggi, dataran rendah, dan pesisir pantai sangat mempengaruhi perubahan dari segi molekuler.ÃÂ Tujuan penelitian ini untukÃÂ mengetahuiÃÂ bagaimana karakteristik molekuler,ÃÂ keragaman molekuler (keragaman genetik)ÃÂ danÃÂ hubungan filogenetik tumbuhanÃÂ pegaganÃÂ (Centella asiaticaÃÂ (L.) Urban)ÃÂ dengan menggunakan genÃÂ rbcL.ÃÂ Penelitian ini memiliki tahapan yaitu koleksi sampel, isolasi DNA, amplifikasi DNA dengan gen rbcL, elektroforesis, sekuensing, dan analisis data dengan MEGA 11. Hasil penelitian dariÃÂ amplifikasiÃÂ menggunakan genÃÂ rbcLÃÂ padaÃÂ DNAÃÂ genomÃÂ Centella asiaticaÃÂ (L.) Urban yangÃÂ ditelitiÃÂ menghasilkan panjang amplikon kurang lebih 600 bp. Pada penyatuan sekuens yang konsesus pada sampel mendapatkan sekuens dengan panjang D1ÃÂ 567 bp dan D2ÃÂ 562 bp. Pembentukan pohon filogenetik menggunakan metodeÃÂ Neighbor-JoiningÃÂ dan model perhitungan Kimura-2-Parameter menunjukkanÃÂ Centella asaticaÃÂ (L.) UrbanÃÂ termasuk dalam kelompokÃÂ monofiletik.ÃÂ Hasil analisis keragaman molekulerÃÂ Centella asaticaÃÂ (L.) Urban menunjukkan bahwa pada seluruh sampel yang dikoleksiÃÂ dari Desa Pantai Labu Pekan Kabupaten Deli Serdang dan Jl. Air Bersih Ujung Kota Medan memilikiÃÂ keragaman molekuler.ÃÂ Maka dari itu,ÃÂ dapat disimpulkan bahwa genÃÂ rbcLÃÂ menghasilkanÃÂ barcodeÃÂ DNAÃÂ dapat digunakan sebagai metode untuk mengidentifikasiÃÂ Centella asaticaÃÂ (L.) Urban secara molekulerÃÂ dan sangatÃÂ efisien dalam menentukan hubungan kekerabatan dengan spesiesÃÂ yangÃÂ lainnya.