Analisis Gambaran Elektroensefalografi (EEG) Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh

Publication Name : Journal of Medical Science
Publisher : LITBANG RSUDZA

DOI : DOI: 10.55572/jms.v5i2.141

Date : 31 October 2024


Penyakit ginjal kronik masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Penyakit ginjal kronik sebagai kondisi umum yang dikaitkan dengan peningkatan risiko disfungsi organ multipel salah satunya dapat menyebabkan kerusakan otak dan bermanifestasi sebagai uremik ensefalopati. Diagnosis dini ensefalopati uremik merupakan hal yang sulit, patofisiologinya masih belum jelas, sangat kompleks dan bersifat multifaktorial. Kelainan gambaran elektroensefalografi telah diketahui sebagai salah satu tanda klinis pada penyakit ginjal kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis gambaran elektroensefalografi pada pasien penyakit ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi target penelitian ini adalah semua pasien penyakit ginjal kronik yang dirawat di ruang rawat penyakit dalam RSUDZA selama periode penelitian dilakukan. Sampel penelitian ini adalah pasien penyakit ginjal kronik yang dirawat di ruang rawat penyakit dalam RSUDZA yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 30 sampel yang telah dipilih dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat untuk menyajikan frekuensi dan persentase dari keseluruhan sampel penelitian. Data juga dianalisis bivariat menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan antar masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara stadium penyakit ginjal kronik dengan gambaran EEG dengan presentase gambaran EEG abnormal sebesar 53,3% dimana 3,3% pada penyakit ginjal kronik stadium 3, 30% pada stadium 4 dan 20% pada stadium 5.

Author Order
1 of 3
Year
2024
Source
Vol 5 No 2 (2024): Journal of Medical Science
Page
71-78