Faktor pembentuk budaya politik masyarakat pesisir di wilayah Permukiman Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

DOI : DOI: 10.21009/jimd.v24i1.49746

Date : 30 October 2024


Isolasi geografis, pendidikan, status sosial dan ekonomi, serta keterasingan dari lingkungan non-nelayan dianggap mempengaruhi pastisipasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji budaya politik masyarakat pesisir di wilayah Permukiman Lamnga. Studi ini termasuk tipe deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang fenomena tersebut. Data dikumpulkan wawancara dengan informan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukakan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, lingkungan sekitar, jenis pekerjaan, usia, kondisi ekonomi, dan agama secara signifikan mempengaruhi pola partisipasi politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi dari faktor-faktor tersebut membentuk budaya politik masyarakat pesisir di Permukiman Lamnga, yang berarti bahwa partisipasi politik tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi juga oleh konteks sosial dan budaya yang lebih luas.

Author Order
2 of 3
Year
2024
Source
Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No. 1 Oktober 2024
Page
429 - 437