Pemberdayaan Masyarakat Melalui Produksi Biobriket dari Limbah Sampah Organik

Publication Name : Jurnal Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

DOI : DOI: 10.30811/vokasi.v9i1.6531

Date : 15 March 2025


Pemanfaatan limbah organik sebagai sumber energi alternatif menjadi solusi yang penting dalam menghadapi permasalahan limbah dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Desa Cot Mesjid, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah organik yang dapat diolah menjadi biobriket sebagai sumber bahan bakar alternatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi limbah organik, memberikan pelatihan pembuatan biobriket, serta menganalisis manfaat lingkungan dan ekonomi dari pemanfaatan biobriket. Metode pelaksanaan terdiri dari tahapan sosialisasi, identifikasi bahan baku, pelatihan produksi biobriket, serta monitoring dan evaluasi efektivitas penggunaan biobriket. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan praktik langsung, melibatkan masyarakat dalam setiap tahap produksi mulai dari pengumpulan bahan baku, proses pirolisis, penghalusan arang, pencampuran dengan bahan perekat, pencetakan, hingga pengeringan biobriket. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket kepada peserta pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat merespons positif program ini, dengan peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan limbah organik dan kemampuan produksi biobriket secara mandiri. Selain itu, biobriket yang dihasilkan memiliki efisiensi pembakaran yang tinggi dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Potensi pengembangan usaha biobriket juga terlihat dari minat beberapa kelompok masyarakat dalam memasarkan produk ini secara lokal. Dengan hasil yang positif, program ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan pemanfaatan limbah organik sebagai sumber energi alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan.

Author Order
3 of 10
Year
2025
Source
Vol 9, No 1 (2025): Maret
Page
86-92