GAMBARAN PENERAPAN ALDRETE SCORE PADA PASIEN ANESTESI UMUM DI RUANG PEMULIHAN RUMAH SAKIT
DOI : DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41396
Date : 28 March 2025
Ruang pemulihan pasien anastesi dilakukan untuk mengurangi resiko pascaoperatif, pemantauan kestabilan pasien dan membantu proses penyembuhan. Pemulihan pascaanestesi dimulai dengan penghentian agen anestesi dan berlanjut hingga kembalinya fisiologi praanestesi secara menyeluruh. Pasien yang telah menerima perawatan anestesi umum, regional, atau terpantau intraoperatif biasanya dirawat di unit perawatan pascaanestesi (PACU) saat mereka pulih dari anestesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan aldrete score pada pasien anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit Umum. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan sampel non probability sampling dengan jumlah sampel 44 responden. Penelitian dilaksanakan di Ruang Pemulihan Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi. Analisa data menggunakan software computer. Hasil penelitian penerapan Aldrete score pada pasien anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit mayoritas berada pada kategori âÂÂBaikâ yaitu sebanyak 25 responden (57%). Penerapan Aldrete score pada pasien pasca anestesi umum dalam setiap sub variabel penerapan persiapan pasien pada kategori âÂÂBaikâ (93%), penilaian pernafasan kategori âÂÂBaikâ (75%). Penilaian sirkulasi berada kategori âÂÂTidak Baikâ (93%). Penilaian objekaktifitas berada kategori âÂÂBaikâ sebesar (93%). Penilaian kesadaran berada kategori âÂÂTidak Baikâ (75%). Penilaian warna kulit berada pada kategori âÂÂBaikâ (95%), penerapan pendokumentasian dan transfer pasien pada kategori âÂÂBaikâ (66%). Penerapan Aldrete score pada pasien pasca anestesi umum di ruang pemulihan Rumah Sakit mayoritas pada kategori baik. Bagi perawat ruang pemulihan untuk meningkatkan dalam penerapan aldrete score pada pasien pasca anestesi umum terutama pada penilaian sirkulasi dan kesadaran.