PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PIROLISIS PADA PEMBUATAN ASAP CAIR (Liquid Smoked) DARI LIMBAH PADAT NILAM (Pogostemon CablinBenth)
DOI : DOI: 10.29103/cejs.v5i1.21159
Date : 30 April 2025
Asap cair merupakan material yang dihasilkan dari asap yang melintasi tabung dari ruang pembakaran yang berisi limbah nilam pilihan ke kondensor. Di kondensor, uap mendingin dan mengembun menjadi cairan, yang difasilitasi oleh masuknya air. Pirolisis merupakan metode konversi termal yang terkenal yang digunakan untuk menghasilkan bio-oil, arang, dan gas. Pirolisis limbah nilam sering kali melibatkan serangkaian proses kimia yang kompleks. Penelitian ini mencakup pirolisis limbah nilam pada suhu 250ðC, 300ðC, dan 350ðC dalam reaktor unggun tetap yang dilengkapi dengan pemanas, keseimbangan, siklon, dan kondensor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh temperature dan waktu pirolisis pada pembuatan asap cair, hasil penelitian pembuatan asap cair dari limbah padat nilam didapat kondisi terbaik pada temperature 350oC dan waktu 150 menit, densitas terendah pada temperature 350oC sebesar 0,9916 dan pH tertinggi pada temperature 350oC sebesar 3,34