PROFIL KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS SETELAH PENYUNTIKAN ALOKSAN SEBAGAI HEWAN MODEL HIPERGLIKEMIK

Publication Name : Jurnal Edubio Tropika
Publisher : Jurnal Edubio Tropika

DOI :

Date : 7 April 2015


Aloksan merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menginduksi diabetes pada hewan model hiperglikemik. Pemberian aloksan adalah cara yang cepat untuk menghasilkan kondisi diabetik eksperimental (hiperglikemik) pada hewan percobaan. Peningkatan kadar glukosa darah terjadi karena jaringan menyerap glukosa dari darah dan menyimpannya dalam bentuk glikogen. Saat kadar glukosa darah meningkat, sel β pankreas terangsang untuk mensekresi hormon insulin sehingga kadar glukosa darah menurun. Hewan model untuk penelitian hiperglikemik menggunakan tikus Putih. Penggunaan tikus putih sebagai hewan model hiperglikemik disebabkan struktur anotomi tubuh tikus putih hampir sama dengan anatomi manusia. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P1 = Tikus normoglikemik yang diberi akuades sebagai kontrol), dan P2= Tikus yang diberi 75 mg/kg BB aloksan sebagai tikus hiperglikemik selama 6 (Enam hari). Data dianalisis menggunakan analisa varian dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada selang kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aloksan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar glukosa darah tikus hiperglikemik. Simpulan penelitian adalah pemberian aloksan sebesar 75 mg/kg BB pada tikus perlakuan dapat meningkatkan kadar glukosa darah di dalam tikus putih dan dan cocok digunakan terhadap hewan model hiperglikemik

Author Order
3 of 5
Year
2015
Source
Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EduBio Tropika
Page