KARAKTERISTIK LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PENOLAKAN TERHADAP MAKANAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
DOI :
Date : 20 October 2016
Pada usia prasekolah kesukaan anak terhadap rasa makanan akan berkembang dan menyebabkan anak melakukan penolakan terhadap makanan. Penolakan terhadap adalah kondisi di mana anak menolak mengkonsumsi semua atau kebanyakan jenis makanan yang disediakan. Orangtua memiliki peran penting dalam pembentukan dan pengembangan pola makan yang sehat pada anak. Perilaku penolakan terhadap makanan dapat menyebabkan anak tidak mendapatkan kalori atau kebutuhan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh sehingga pertumbuhan anak akan terganggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik lingkungan dengan perilaku penolakan terhadap makanan pada anak usia prasekolah di Desa Blang Krueng Aceh Besar tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi dengan teknik pengambilan sampel mengunakan total sampling yang berjumlah 68 responden. Penelitian ini dilakukan tanggal 23 Juni-27 Juni 2016 dengan alat ukur berupa kuesioner. Data yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan ibu (p- value 0,024), pendapatan keluarga (p-value 0,028), aktivitas orangtua (p-value 0,005), pola asuh makan orangtua terhadap anak (p-value 0,031), pola makan orangtua (p-value 0,004) dengan perilaku penolakan terhadap makanan pada anak usia prasekolah di Desa Blang Krueng, Aceh Besar. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis berharap adanya kerjasama antara perawat komunitas dan ahli gizi untuk memberikan informasi kepada para ibu tentang perilaku penolakan terhadap makanan yang sering terjadi pada anak usia prasekolah dan pelatihan mengolah berbagai bahan makanan bergizi agar menarik dan disukai oleh anak-anak.