Pengaruh Padat Penebaran Terhadap Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhan Benih Ikan Seurukan (Osteochilus Vittatus)
DOI :
Date : 6 February 2017
ABSTRACTÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ ÃÂ The objective of the present study was to determine the optimal stocking density ofÃÂ fishserukan (Osteochilus vittatus)to improve survival and growth performance. The study was conducted in Unit pembenihan Rakyat (UPR) Menasah Krueng Village, District Beutong, Nagan Raya. The completely randomized design was used in this study consisting of 6 treatments with 5 replicates. The fish fed two times a day on 08.00 AMÃÂ andÃÂ 04:00 PM at feeding level of ÃÂ 5% of body weight of fish. The commercial feed contains 39%-41 % crude protein used in this study. The ANOVA test ÃÂ showed that the stocking density gave a significant affect on the growth performance, specific growth rate and daily growth rate (P0,05), but did not give a significant effect on the survival (P 0.05).The Duncans test showedÃÂ that the highest growth rate, specific growth rate and daily growth rate were found at stocking density of 5 fish / m2,this value was significant different compared to other treatments. It is concluded that the optimal density at seurukan fish was 5 fish/m2.ÃÂ Keyword :Stocking density, growth, survival,seurukan fish(Osteochilus vittatus).ÃÂ ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui padat penebaran yang optimal pada benih ikan seurukan (Osteochilus vittatus) untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan pertumbuhannya.Penelitian ini dilaksanakan di kolam Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) Desa Menasah Krueng, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan dengan 5 kali ulangan. Pemberian pakan dilakukan sebanyak 2 kali sehari pada waktu pagi (pukul 08.00 WIB) dan sore hari (pukul 16.00 WIB) sebanyak 5% dari bobot tubuh ikan. Pakan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pakan komersilÃÂ F1000 dengan kandungan protein 39% - 41%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa nilai padat penebaran yang berbeda antara perlakuan berpengaruhnyata terhadap pertumbuhan bobot, pertumbuhan spesifik (SGR) dan pertumbuhan harian (LPH), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup (P0,05). Hasil uji lanjut DUNCAN menunjukkan bahwa nilaiÃÂ pertumbuhan bobot, pertumbuhan spesifik (SGR) dan pertumbuhan harian (LPH) terbaik terdapat pada perlakuan padat penebaran 5 ekor/m2, nilai pada perlakuan ini berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa padat penebaran 5 ekor/m2ÃÂ merupakan padat penebaran yang optimal terhadap benih ikan serukan (Osteochilus vittatus).Kata Kunci :Padat penebaran, pertumbuhan, kelangsungan hidup, ikan seurukan (Osteochilus vittatus).