Monitoring Kesehatan Kardiovaskular Melalui Pemeriksaan Tekanan Darah dan VOâMAX Pada Atlet Sepak Bola
DOI : DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.26096
Date : 1 June 2026
ABSTRAK Kesehatan kardiovaskular dan kebugaran kardiorespirasi adalah komponen penting untuk menunjang performa fisik atlet sepakbola. Atlet dengan tekanan darah (TD) dan nadi yang tidak terkontrol dengan baik disertai dengan kapasitas aerobik yang kurang memadai memicu rendahnya performa fisik yang berpotensi mengakibatkan maupun gangguan kesehatan terutama pada atlet dengan olahraga intensitas tinggi seperti sepakbola. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan monitoring kesehatan kardiovaskular atlet sepak bola melalui pemeriksaan tekanan darah, nadi, dan kapasitas aerobik (VOâmax). Kegiatan dilakukan pada atlet sepak bola Rampagoe Football Academy di Banda Aceh. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital dan VOâmax diukur dengan metode Beep test. Data hasil pemeriksaan dilakukan analisis secara deskriptif untuk menentukan gambaran dan kriteria TD dan VOâmax atlet. Hasil pemeriksaan TD dan VOâmax menunjukkan bahwa umumnya atlet memiliki tekanan darah dalam kategori optimal dan normal (n=3 dan 6; 27,27% dan 54,54%), dan juga didapatkan sebanyak 2 atlet memiliki tekanan darah diatas normal namun kondisi ini masih membutuhkan dilakukan evaluasi dan follow up lebih lanjut. Nilai VOâmax didapatkan sebanyak 45,45% pada kategori kurang dan sisanya kategori cukup (45,45%) hingga baik (9,10%). Kegiatan PKM ini memberikan manfaat untuk deteksi dini gangguan kesehatan kardiovaskular serta untuk meningkatan kesadaran atlet sepak bola tentang pentingnya monitoring TD dan maximal oxygen uptake (VOâmax) secara berkala dan teratur. Kegiatan monitoring kesehatan kardiovaskuler melalui pemeriksaan TD dan VOâmax dapat menjadi langkah preventif untuk menjaga kebugaran fisik serta mendukung performa latihan yang optimal pada atlet sepak bola. Kata Kunci: Tekanan Darah, VOâMax, Kesehatan Kardiovaskular, Sepak Bola, Atlet.  ABSTRACT Cardiovascular health and cardiorespiratory fitness are essential components in supporting the physical performance of soccer athletes. Athletes with poorly controlled blood pressure (BP) and pulse accompanied by inadequate aerobic capacity are at risk of decreased physical performance, which may also lead to health problems, particularly in high-intensity sports such as soccer. This Community Service Program (CSP) aimed to monitor the cardiovascular health of soccer athletes through blood pressure, pulse, and maximal oxygen uptake (VOâmax) assessments. The activity was conducted among athletes of Rampagoe Football Academy in Banda Aceh. Blood pressure was measured using a digital sphygmomanometer, while VOâmax was assessed using the Beep Test method. The results were analyzed descriptively to determine the profile and classification of athletesâ BP and VOâmax levels. The findings indicated that most athletes had blood pressure within the optimal and normal categories (n=3 and 6; 27.27% and 54.54%, respectively). In addition, two athletes were found to have above-normal blood pressure; however, further evaluation and follow-up are still required. VOâmax results showed that 45.45% of athletes were categorized as having poor aerobic capacity, while the remaining athletes were classified as moderate (45.45%) to good (9.10%). This PKM activity provided benefits in the early detection of cardiovascular health disorders and increased athletesâ awareness regarding the importance of regular and periodic monitoring of blood pressure and cardiorespiratory fitness (VOâmax). Cardiovascular health monitoring through BP and VOâmax assessments may serve as a preventive strategy to maintain physical fitness and support optimal training performance among soccer athletes. Keywords: Blood Pressure, VOâMax, Cardiovascular Health, Soccer, Athletes.