Gelombang Transformasi Sosial Politik Dalam Kajian Foucault dan Coleman (Kajian Sosiologis Pergolakan Partai Lokal dan Nasional di Pilkada Aceh)
DOI :
Date : 17 June 2016
ArtikelÃÂàini ÃÂàmenguraiÃÂàtentang ÃÂàgelombang ÃÂàtransformasiÃÂàsosialÃÂàpolitik ÃÂàdi Pilkada ÃÂàAcehÃÂàyang ÃÂàdiperankan ÃÂàoleh ÃÂàpartai ÃÂàPolitik ÃÂàLokal ÃÂàdanÃÂànasional, dengan melihat pendekatan kajian Foucault â∠ÂRelasi Kekuasaanââˆdan Coleman â∠ÂTeori Pilihan rasionalââ¬ÃÂ. Intinya berbicara relasi kekuasaan dalam pandangan Foucault (1982) bahwa relasi kekuasaan tidak dipahami dalam suatu hubungan kepemilikan sebagai properti, perolehan, atau hak istimewa yang dapat digenggam oleh sekelompok kecil masyarakat dan yang dapat terancam punah. Tetapi Kekuasaan menurut Foucault mesti dipandang sebagai relasi-relasi yang beragam dan tersebar seperti jaringan, yang mempunyai ruang lingkup strategis. Memahami kekuasaan bukan dengan mengajukan pertanyaan apa kekuasaan itu atau siapa yang memiliki kekuasaan atau dari mana kekuasaan itu bersumber, melainkan memahami kekuasaan mesti didekati dengan mengajukan pertanyaan bagaimana kekuasaan beroperasi atau dengan cara apa kekuasaan itu dioperasikan. Hal ini juga dijelaskan oleh Coleman (1990:13) tentang Teori Pilihan rasional yang sangat tampak jelas dalam gagasan dasarnya bahwa â∠Âtindakan perseorangan mengarah pada suatu tujuan dan tujuan itu (dan juga tindakan itu) ditentukan oleh nilai atau pilihan (preferensi)ââ¬ÃÂ. Maksudnya Coleman menjelaskan bahwa kehidupan orang tak selalu berperilaku rasional, dengan asumsinya bahwa ramalan teoritis yang ia buat adalah untuk melihat apakah aktor bertindak tepat menurut rasionalitas atau menyimpang dari cara-cara yang diamati (menyimpang dari rasionalitas). Melihat pada kajian ini jelas proses Pilkada yang berlangsung dewasa ini tidak didasari pada perilaku rasional tetapi sebaliknya. Metode library menjadi sebuah kajian analitikal dalam melihat trasformasi sosial politik di Pilkada Aceh dengan kajian sosiologi politikÃÂàKeywords : Tranformasi sosial, Pilkada , relasi kekuasaan, pilihan rasional