DESENTRALISASI FISKAL DAN KEMISKINAN DI INDONESIA (STUDI KASUS: INDONESIA BAGIAN TIMUR)

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSYIAH

DOI :

Date : 28 February 2018


Penelitian ini dibuat untuk mengetahui sejauh mana pengaruh desentralisasi fiskal melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), -dengan menggunakan Produk Domesik Regional Bruto (PDRB) sebagai variable kontrol, terhadap kemiskinan di Indonesia bagian timur; Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Data yang digunakan adalah data panel (pooled data) 5 provinsi tahun 2008-2013. Model yang digunakan ialah model panel dengan metode analisis fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB sebagai variabel kontrol berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Selanjutnya, instrumen desentralisasi fiskal DAK memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Adapun DAU mempunyai pengaruh negatif namun tidak signifikan. Pemerintah diharapkan dapat mengoptimalisasi alokasi DAU untuk belanja modal pada sektor yang dapat menstimulus perekonomian, hingga pada gilirannya dapat membantu dalam menurunkan tingkat kemiskinan.Kata Kunci: Desentralisasi Fiskal, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Kemiskinan, Fixed Effect Model.

Author Order
2 of 2
Year
2018
Source
Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Page
80-88