Hubungan Derajat Keparahan Melasma dengan Kualitas Hidup pada Pasien Melasma di Praktek Swasta Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Kota Banda Aceh
DOI :
Date : 1 January 2017
Melasma adalah kelainan pigmentasi pada kulit yang didapat, umumnya simetris dan bersifat kronis pada area kulit yang terpajan sinar matahari, terutama terjadi pada area wajah. Melasma mempunyai banyak faktor pemicu yang dapat meningkatkan keparahan melasma. Kondisi ini menyebabkan keparahanàmelasma berpotensi memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat keparahan melasma denganàkualitas hidup pada pasien melasma di praktek swasta dokter spesialis kulit dan kelamin Kota Banda Aceh.àPenelitian ini menggunakan metode observasional dengan rancangan penelitian cross sectional dan menggunakanàmetode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Melasma Quality of Life Scale (MELASQOL) untuk mengukur kualitas hidup pasien melasma dan skor modified Melasma Area and Severity Index (mMASI) untuk menilai keparahan melasma. Data dianalisis dengan Uji Korelasi Spearman dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian dari 33 pasien menunjukkan nilai r hitung = 0,512 dengan p value =à0,002à(p 0,05). Kesimpulan dari penelitian, terdapat hubungan antara derajat keparahan melasma dengan kualitas hidup pada pasien melasma, semakin tinggi derajat keparahan melasma maka semakin buruk kualitas hidup penderitanyaMelasma is skin pigmentation disorder which is acquired, generally symmetric and chronic on sun-exposed areas of the skin, mainly occur on the face. Melasma has many triggering factors that can improve severity of melasma. This condition causes severity of melasma potentially affect patientâÂÂs quality of life. The purpose of this study is to know the corellation between the severity level of melasma with melasma patientsâ quality of life at the private dermato-venerologist in Banda Aceh City. This study used observational method with cross sectional study design and taken by accidental sampling method. Melasma Quality of Life Scale (MELASQOL) questionnaire was used to measure patientsâ quality of life and modified Melasma Area and Severity Index (mMASI) score was used to measure severity of melasma. The data was analized by Spearman Corellationàusing SPSS program. Based on the result of this study from 33 patients showed that r value = 0,512 with p value = 0,002 (p 0,05). The conclusion of this study, there is a corellation between the severity level of melasma with melasma patientâÂÂs quality of life, the higher severity level of melasma is, the worse effect in the patientâÂÂs quality of life will be.