PERUBAHAN BENTUK PADA BUSANA TRADISIONAL ADAT PERKAWINAN ACEH BESAR
DOI :
Date : 2 October 2018
ABSTRAKÃÂàPenelitian yang berjudul âÃÂÃÂPerubahan Bentuk pada Busana Tradisional Adat Perkawinan Aceh BesarâÃÂàmengangkat masalah tentang bagaimana motif ragam hias pada baju dan celana busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, bagaimana perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, dan faktor apa yang menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana motif ragam hias pada baju dan celana busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, bagaimana perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh ÃÂàBesar, ÃÂàdan faktor ÃÂàapa ÃÂàyangÃÂàmenyebabkan ÃÂàterjadinya ÃÂàperubahan ÃÂàbentuk ÃÂàpada ÃÂàbusana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Lam Alu Raya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. ÃÂàSubjek penelitian ini adalah ÃÂàManfarisyah ÃÂàsebagai ÃÂàorang ÃÂàyangÃÂàmenjaga ÃÂàperlengkapan ÃÂàadat, ÃÂàMuhammad ÃÂàYatim sebagai tuha pheut, Tokoh-tokoh masyarakat yang mengetahui tentang perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar, objek penelitian ini yaitu busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ragam hias pada baju dan celanaÃÂàbusana ÃÂàtradisional adat perkawinan Aceh Besar ÃÂàmemiliki ÃÂàbentuk ÃÂàdan ÃÂànama ÃÂàyang berbeda-beda yaitu Bungoeng Djohang, Bungoeng Puetjok Reubong, Bungoeng Keupula, Bungoeng Mantjang, Bungoeng Seumang, ÃÂàBungoenngÃÂàPuetaÃÂàTaloe Dua, BungoengÃÂàAneuk Ablek, dan Bungoeng Dada Limpeun. Perubahan bentuk pada busana tradisional adat perkawinan ÃÂàAceh ÃÂàBesar ÃÂàterlihat ÃÂàpada ÃÂàbagian ÃÂàwarna ÃÂàbaju ÃÂàpengantin ÃÂàyangÃÂàdulunya ÃÂàhanya memakai warna hitam, merah, kuning sekarang sudah memakai berbagai jenis macam warna lainnya, dan juga busana yang dulunya tidak menggunakan penutup kepala/kerudung bagi wanitaÃÂàsekarang ÃÂàsudah ÃÂàmemakainya. ÃÂàFaktor penyebab ÃÂàterjadinya ÃÂàperubahan ÃÂàbentuk ÃÂàpada busana tradisional adat perkawinan Aceh Besar disebabkan karena adanya faktor kebudayaan dan juga faktor globalisasi.ÃÂàKata Kunci : Bentuk, Busana Tradisional, Adat Perkawinan.