Identifikasi dan prevalensi jenis-jenis ektoparasit pada udang windu (Penaeus monodon) berdasarkan tempat pemeliharaan
DOI : DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i1.12003
Date : 1 October 2018
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ektoparasit dan menghitung nilai prevalensi ektoparasit yang menyerang udang windu (Penaeus monodon). Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2017 sampai Maret 2018 pada lokasi pemeliharaan intensif diÃÂ BPBAP Ujung Batee dan semi intensif di Gampong Lamnga,ÃÂ Aceh ÃÂ Besar. ÃÂ Identifikasi sampel dilakukanÃÂ di ÃÂ Laboratorium ÃÂ Biologi Dasar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel udang dilakukan secara random sampling (acak). Sampel udang yang diperiksa sebanyak 120 ekor, masing-masing 30 ekor pada setiap ukuran dan lokasi pemeliharaan dengan interval ukuran 7-8 cm dan 17-18 cm. Pemeriksaan ektoparasit dengan memeriksa insang danÃÂ kaki renang pada udang. Data dianalisis dengan menggunakan rumus prevalensi dan Independent sampleÃÂ ÃÂ T test. Hasil identifikasi diketahui terdapat tiga jenis parasit dari filum Protozoa yaitu Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp.. Jumlah ektoparasit terbanyak di temukan pada lokasi pemeliharaan semi intensif dengan jumlah total 8122 individu, sedangkan pada lokasi intensif ditemukan sebanyak 5732 individu. Nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ insang terdapat pada pemeliharaan semi intensif pada udang berukuran 17-18 cm dengan rerata 87,7%, dan nilai tingkat prevalensi tertinggi pada organ kaki renang terdapat pada lokasi pemeliharaan semiÃÂ intensif berukuran 17-18 cm dengan rerata 91%.