Efektivitas penggunaan Mesin Panen ( Combine Harvester ) Pada Pemanenan Padi Di Kabupaten Pidie Jaya

Publication Name : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v3i1.6474

Date : 1 February 2018


Abstrak. Penanganan pascapanen padi merupakan upaya sangat strategis dalam rangka mendukung peningkatan produksi padi.Kontribusi penanganan pascapanen terhadap peningkatan produksi padi dapat tercermin dari penurunan kehilangan hasil dan ter-capainya mutu gabah/ beras sesuai persyaratan mutu.Masalah utama yang dihadapi dalam penanganan pascapanen padi adalah tingginya susut (losses) baik secara kuantitatif maupun kualitatif.Permasalahan tersebut berakibat adanya kecenderungan tidak memberikan insentif kepada petani untuk memperbaiki tingkat pendapatannya.Maka dari itu perlu adanya mesin pemanenan padi (combine harverter)yang ergonomis dengan inovasi atau pengembangan yang harus mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah penggunaan mesin pemanen padi di Kabupaten Pidie Jaya sudah efektif dan dampak penggunaan teknologi combine terhadap pendapatan masyarakat di kabupaten Pidie Jaya dengan sampel 38 rumah tangga yang panen manual dan 38 rumah tangga yang menggunakan teknologi. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penggunaan mesin pemanen padi di Kabupaten Pidie Jaya adalah sebesar 128,57%. Berdasarkan rasio  efektivitas produksi terhadap efektivitas penggunaan mesin pemanen padi combine berada pada persentase di atas 100% dan dikategorikan sangat efektif. Dampak penggunaan teknologi combine terhadap pendapatan masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya sebesar 14.600.000 rupiah/ha (36,04%) dengan kriteria R/C 1, maka usahatani mengalami keuntungan karena penerimaan lebih besar dari pada pengeluaranEffectiveness Of Use Harvester ( Combine Harvester) Harvesting Of Rice In The District By Pidie JayaAbstract. Rice is a very strategic effort in order to support the increase in rice production. Postharvest handling contributes to increasing rice production can be reflected in a decrease in yield loss and target them ter-quality grain / rice corresponding quality requirements. The main problem encountered in post-harvest handling of rice is high shrinkage (losses) both quantitatively and qualitatively. These problems resulted in a tendency not to provide incentives to farmers to improve their income levels. Therefore it is necessary to have an ergonomic harvesting machine (combine harverter) with innovation or development that must support. The purpose of this study was to see whether the use of rice reapers in Pidie Jaya has been effective and the impact of the use of technology combine to income communities in Pidie Jaya with a sample of 38 households were harvested manually and 38 households using the technology. The method of analysis in this research using descriptive method with quantitative and qualitative approach. The results showed that the effectiveness of the use of rice harvesting machine in Pidie Jaya District is 128.57%. Based on production effectiveness ratio on the effectiveness of the use of rice combine harvester are at a percentage above 100% and categorized as very effective. The impact of the use of technology combine to income communities in Pidie Jaya amounted to 14.6 million rupiahs / ha (36,04%) with criteria R / C 1, then the farm experience the benefits for greater acceptance of the expenditure.

Author Order
2 of 3
Year
2018
Source
Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Page
140-146