PROFESIONALISME DAN DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF MORAL
DOI :
Date : 4 January 2013
Demokrasi yang dijalankan secara profesional dalam sebuah negara merupakan dambaan setiap warga. Demokrasi yang indah adalah demokrasi yang dilakukan dengan budaya profesional. Profesionalisme itu akan muncul bila dilandasi oleh sikap moral yang santun dan salingàmenghargai. Pengakuan terhadap kekuasaan rakyat adalah sebuah bentuk demokrasi dalam berbangsa dan bernegara. Hendaknya sebuah negara dalam menjalankan demokrasi sebagai bentuk pengakuan terhadap hak-hak rakyat, diwujudkan dengan profesionalisme dan penerapan nilai-nilai moral.àOleh karena itu, uraian berikut ini akan mengajarkan kita untuk bisa menghargai perbedaan sikap dalam kebersamaan untuk mencapai tujuan. ààDAFTAR PUSTAKA àBellamy, Richard, Teori Sosial Modern Perspektif Itali, Terjemahan Vedi R. Hadiz, (Jakarta LP3ES, 1990) àGiddens, Anthony, The Constitusi Of Society : Outline of the Theory of Stucturation, (Cambrigde: Polity Press, 1995 àHantington Samuel, P. Gelombang Demokrasi Ketiga, (Jakarta : Pustaka Utama Grafiti, 1995) àJamil, T.M., âÂÂPola Politik Restriksi Negara Otoriter Birokratik dan Negara Korporasi Terhadap Kebebasan Untuk Berkumpulâ dalam Makalah, disampaikan pada seminar dan Rapat Tahunan 2000 Bidang Ilmu-ilmu Sosial & Budaya BKS-PTN Barat, Tanggal 24-25 Mei 2000 di Medan àKessing, Roger M, Cultural Antrophlogy: A Contemporary Perspective, (New York Holt, Ricnehart and Winston, 1981) àKayam, Umar., Proses Demokrasi dan Budaya Indonesia menghidupkan Kultur Masyarakat BerembukâÂÂ, dalam Demokrasi Politik, Budaya dan Ekonomi, Elza Peldi Tahir (ed), (Jakarta: Yayasan Paramadina, 1994) àSiahaan, Hotman M., âÂÂGerakan Kebudayaan Sebagai Kaunter Hegemoni dan KekerasanâÂÂ, dalam Masyarakat Kebudayaan dan Politik No. 3 Juli 2000 (Surabaya: FIISP Universitas Airlangga, 2000) àSanderson, Stephen K, Sosiologi Makro, Sebuah Pendekatan terhadap Realitas Sosial, (Jakarta : Rajawali Press, 1993) àPiliang, Yasrah Amir, Hiper-Relitas Kebudayaan, (Yogyakarta, LKIS, 1999) Voll, John O. dan John L, Esposito, Demokrasi di Negara-negara Muslim (Jakarta : Mizan, 1996). àWinterns, Jeffrey A, Dosa-dosa Politik Orde baru (Jakarta : Djambatan, 1999) àZuhairini, et.al., Sejarah Pendidikan Islam (Jakarta : Dirjen Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, 1986) ÃÂ