Pengaruh Penambahan Natrium Benzoat terhadap Umur Simpan Selai Samahani dengan Menggunakan Model Arrhenius
DOI : DOI: 10.17969/jimfp.v4i4.12514
Date : 1 November 2019
Abstrak: Selai Samahani adalah salah satu makan khas yang dapat dijumpai di Aceh. Selai Samahani terbuat dari adonan santan, telur, gula dan maizena. Keunikan Selai Samahani tidak dilakukan penambahan pengawet di dalamnya sehingga para produsen Selai Samahani tidak memproduksinya secara komersil. Hal ini dikarenakan Selai Samahani mudah mengalami kerusakan. Selama iniàprodusen selaiàsamahani belumàmemiliki informasi umur simpan yang akurat. Penelitian bertujuan untuk memperpanjang umur simpan Selai Samahani dengan penambahan Natrium Benzoat. Penelitian bertujuan untuk memperpanjang umur simpan Selai Samahani dengan penambahan Natrium Benzoat.àPendugaan umur simpan ini ditentukan melalui perubahan mutu Selai Samahani berdasarkan dua faktor,àFaktor I adalah kosentrasi Natrium Benzoat yang terdiri dari 2 taraf yaitu: A1= 0 %, A2 = 0,05 %, Faktor II adalah suhu penyimpanan terdiri atas 3 taraf yaitu: S1= 300C, S2 = 400C dan S3= 500C. Dengan demikian terdapat 6 kombinasi perlakuan dengan dua kali ulangan diperoleh 12 satuan percobaan. Dari hasil penelitian ini diperoleh umur simpan selai samahani dengan parameter kritis kadar air tanpa penambahan Natrium Benzoatàsuhu 30ðC = 19 hari. Pada suhu 40ðC = 9 hari. Pada suhu 50ðC = 5 hari. Sedangkan umur simpan Selai Samahani dengan penambahan Natrium Benzoat pada suhu 30ðC = 490 hari. Pada 40ðC = 235 hari. Pada suhu 50ðC = 118 hari. Sedangkan berdasarkan nilai TCC penambahan Natrium Benzoatàsuhu 30ðC = 328 hari. Pada suhu 40ðC = 228 hari. Pada suhu 50ðC = 83 hari. Sedangkan umur simpan Selai Samahani dengan penambahan Natrium Benzoat pada suhu 30ðC = 342 hari. Pada 40ðC = 224 hari. Pada suhu 50ðC = 123 hari.